Workshop Pejuang Jerman #2 – Step by Step Aupair Jerman Jalur Mandiri

Pernah terbayang nggak, kuliah di Jerman tapi malah dibayar? Ternyata, program tersebut nyatanya ada, lho. Bukan hanya sekedar mimpi belaka. Program ini adalah Duales Studium. Simak artikel ini sampai habis buat tahu tentang program tersebut!
Duales studium adalah sebuah program untuk kamu yang masih berusia 35 tahun atau di bawahnya. Program ini mengkombinasikan antara kegiatan belajar akademik di universitas dan praktik kerja di perusahaan mitra. Kamu akan mendapatkan dua status yakni sebagai mahasiswa dan karyawan. Di Tahun pertama, kamu akan menerima penghasilan kotor sekitar 900 hingga 1.500 euro per bulan. Tetapi, jumlah tersebut akan terus meningkat hingga rata-rata sekitar 2.900 euro. Besaran tersebut tergantung pada masing-masing perusahaan.

Tidak. Kamu dapat mengikuti Program ini secara gratis. Jika kamu berkuliah di universitas negeri maupun swasta karena kamu memiliki kontrak kerja, kamu akan mendapatkan keuntungkan yaitu perusahaan akan menanggung biaya kuliahmu. Tetapi, ada pengecualian jika kamu berkuliah di universitas negeri wilayah Baden-Württemberg, kamu akan membayar secara mandiri biaya kuliah khusus mahasiswa Internasional dari luar Uni Eropa. Selain itu, kamu juga harus cek isi surat perjanjian kerja, apakah semua pembayaran biaya kuliah termasuk iuran wajib kontribusi yang dibayar €100-300 / semester kita akan ditanggung oleh perusahaan atau kita yang harus membayarnya sendiri.
Jenis duales studium ini menggabungkan pembelajaran akademis di universitas dengan pelatihan kejuruan di perusahaan yang telah menjadi mitra universitas. Kegiatan yang akan kamu lakukan adalah datang ke perkuliahan, bekerja di perusahaan, dan mengikuti sekolah vokasi untuk mendapatkan pendidikan tambahan. Jadi kamu akan mendapatkan gelar akademis sekaligus sertifikat dari sekolah vokasi yang menandakan bahwa kamu adalah seorang yang berpengalaman dan akan meningkatkan peluangmu berkarir di Jerman.
Berbeda dengan jenis sebelumnya yang mendapat pendidikan tambahan, di internship ini kamu akan melakukannya dalam jangka waktu yang cukup panjang dan hanya akan mendapatkan gelar akademis serta pengalaman kerja praktis di perusahaan tanpa mendapatkan sertifikat pelatihan kejuruan seperti vocational training.
Jenis duales studium fulltime ini untuk seseorang yang telah bekerja tapi masih ingin mengejar gelar akademis. Full time job menawarkan dua pilihan yaitu mengurangi jam kerja untuk menempuh perkuliahan atau tetap bekerja dengan jam kerja seperti biasa sambil menyeimbangkan antara waktu untuk studi
Pendaftar Sarjana
a. Memiliki ijazah yang setara dengan Abitur (ijazah kelulusan SMA di Jerman) atau Fachabitur (ijazah kelulusan SMK yang spesifik di bidang tertentu).
b. Ijazah sesuai dengan persyaratan Hochschulzugangsberechtigung (HZB). Kamu bisa cek apakah ijazahmu sudah memenuhi syarat atau belum di sini.
Ijazah adalah wajib untuk duales studium yang terintegrasi dengan vocational training maupun internship.
Pendaftar Magister
a. Selain ijazah SMA/SMK yang setara dengan Abitur atau Fachabitur, kamu harus memiliki ijazah S1 yang linier dengan jurusan master yang akan diambil.
Catatan Tambahan: Jika ijazah SMA atau SMK milikmu tidak diakui setara Abitur atau Fachabitur, kamu harus mengikuti Studienkolleg dan lulus ujian Feststellungsprüfung.

Setidaknya, kamu harus memiliki salah satu di antara sertifikat ini:
Tetapi jika kamu memilih program yang diajarkan dengan bahasa Inggris, maka kamu wajib memiliki sertifikat TOEFL atau IELTS. Tetapi jangan terlalu berharap banyak, karena jumlahnya sangat terbatas dan persaingannya juga cukup ketat.
Kamu harus memiliki kontrak kerja atau pelatihan yang telah ditandatangani oleh perusahaan mitra sebelum mendaftar kuliah.
Kamum memerlukan nilai yang bagus dalam mata pelajaran tertentu yang masih berkaitan dengan jurusan yang akan kamu pilih. Misal kamu akan mendaftar jurusan teknik, maka nilaimu di mata pelajaran fisika, matematika, atau jenis mata pelajaran lain yang masih berkaitan dengan teknik harus bagus nilainya.
Apakah kamu tertarik dengan program duales studium di Jerman? Kami siap membantumu mulai dari belajar bahasa Jerman hingga menemukan perusahaan atau universitas dengan program duales studium yang sesuai untukmu. Hubungi kami untuk memulai perjalananmu!
Menjadi mahasiswa di salah satu universitas di Jerman terdengar menarik. Kamu juga akan memperolehbeberapa keuntungan jika berkuliah di Jerman dengan beasiswa. Nah, apa aja sih keuntungannya? Terus, beasiswa apa yang pendaftarannya bisa dari Indonesia? Yuk simak artikel ini sampai habis!

Tidak diragukan lagi bahwa sejumlah universitas di Jerman meraih peringkat yang cukup tinggi di seluruh dunia. Berdasarkan QS World University Ranking 2025, beberapa universitas di Jerman mendapat peringkat 100 besar seperti Technical University of Munich di peringkat 28, Ludwig-Maximilians-Universitat München peringkat 59, Ruprecht-Karls-Universität Heidelberg peringkat 84, dan Freie Universitaet Berlin di peringkat 97 dunia.
Dengan meningkatnya kualitas pendidikan yang kamu ikuti, perjalanan karirmu akan ikut meningkat. Kurikulum terbaru, dosen profesional, dan fasilitas memadai akan membantumu meningkatkan soft skill. Selain itu, banyak peluang magang atau bahkan kerja yang muncul dari relasimu. Selain itu, background pendidikan yang berkualitas dan mendapatkan beasiswa, menjadi nilai tambahan di mata perusahaan bahwa kamu berprestasi dan memiliki nilai juang.
Kebutuhan finansialmu akan dibantu dengan beasiswa. Mulai dari uang saku bulanan hingga uang pendidikan. Bahkan beberapa beasiswa memberikan tunjangan asuransi kesehatan. Beberapa beasiswa memiliki benefit yang berbeda-beda. Kamu bisa mencari yang sesuai dengan kebutuhanmu.
Memiliki relasi dari negara lain bisa memberimu banyak keuntungan. Di antaranya memperluas wawasan dan perspektif, membuka peluang kerja, serta mempelajari budaya dari negara mereka.
Siapa yang tidak tahu LPDP? Lembaga milik negara yang menyediakan beasiswa untuk warga Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan magister atau doktoral baik di dalam maupun luar negeri. LPDP menyediakan beberapa jenis beasiswa yakni beasiswa targeted, beasiswa afirmasi, umum, dan kolaborasi. Salah satu jenis beasiswa LPDP yakni jenis umum kategori reguler adalah mendapat dana pendidikan serta pendukung seperti tunjangan bulanan sebanyak €1400, asuransi kesehatan, dan transportasi. Ada beberapa persyaratan umum dan khusus ketika mendaftar LPDP. Cermati persyaratan lengkapnya di sini.
Erasmus Mundus Joint Master atau EMJM adalah program beasiswa milik Pemerintah Uni Eropa yang terbuka untuk mahasiswa magister. Masing-masing mahasiswa yang mendaftar beasiswa EMJM akan mendapat akomodasi perjalanan 1 kali, uang saku bulanan, pembebasan biaya perkuliahan, mendapat asuransi kesehatan, dan biaya pembuatan visa. Kamu bisa mendapatkan informasi lengkapnya di sini.
Berbeda dengan EMJM yang merupakan milik pemerintah, DAAD (Deutscher Akademischer Austauschdienst) adalah organisasi pendanaan terbesar di dunia untuk pertukaran pelajar dan penelitian di Jerman. Mahasiswa yang menerima beasiswa DAAD adalah mahasiswa magister, doktor, dan penelitian post doctoral di Jerman. Manfaat yang akan kamu terima dari DAAD Scholarship yaitu mendapatkan €992 perbulan, tunjangan pendidikan €460 per tahun, biaya kursus online bahasa Jerman, dan beberapa manfaat lainnya. Cek tentang informasi DAAD Scholarship di sini.

Beasiswa ini terbuka bagi seluruh mahasiswa magister dan doktoral. Kamu akan mendapatkan manfaat dari beasiswa ini pada program magister berupa sejumlah uang sebanyak €934 per bulan ditambah dengan beberapa tunjangan uang yang berbeda bagi tiap individu, serta kemungkinan mendapat asuransi kesehatan. Sementara untuk program doktoral, kamu akan mendapatkan €1400 perbulan dan €100 untuk tunjangan transportasi bulanan serta tunjangan lainnya bagi setiap individu. Lihat informasi lengkapnya di sini.
Itu dia 4 beasiswa kuliah di Jerman yang bisa kamu daftar langsung dari Indonesia. Kamu juga harus memperhatikan detail persyaratannya di masing-masing website termasuk rentang waktu akhir pendaftaran beasiswa dan universitasnya. Jika kamu masih bingung cara apply beasiswa kuliah di Jerman, diskusikan bersama kami!
Ingin Tinggal di Jerman? Mau menambah pengalaman seru? Masih berusia 18-26 tahun? Mungkin program Au Pair di Jerman ini cocok untukmu!
Au Pair adalah program pertukaran budaya internasional untuk kamu yang masih berusia 18 hingga 26 tahun dan ingin mempelajari budaya lokal. Program ini akan berlangsung selama 6 hingga 12 bulan dan kamu akan tinggal di rumah warga setempat. Singkatnya, kalau kamu mengikuti Au Pair, berarti kamu harus siap menjadi bagian dari penduduk setempat dan beradaptasi dengan kehidupan mereka sehari-hari.
Tugas utama yang akan kamu kerjakan adalah mengasuh anak-anak dan melakukan pekerjaan rumah tangga ringan dengan durasi pengerjaan rata-rata 30 jam perminggu. Hal tersebut sebanding dengan apa yang akan kamu dapatkan seperti tempat tinggal, makanan, transportasi, bahkan uang saku.

Tinggal di negeri asing identik dengan biaya kehidupannya yang mahal. Tetapi, dengan kamu mengikuti Au Pair, kamu tidak perlu mengeluarkan uang untuk tempat tinggal, makanan setiap hari, dan akomodasi transportasi. Bahkan kamu akan mendapat uang saku sekitar 280 euro atau sekitar $300 perbulan.
Kesempatan berbicara dengan native setiap hari secara langsung adalah hal yang tidak bisa disia-siakan begitu saja. Kemampuanmu akan terus meningkat seiring berjalannya waktu. Lama-lama, kamu bisa lancar berkomunikasi seperti native speaker.
Selama Au Pair di Jerman, kamu tidak hanya mengenal host family, tetapi juga berkenalan dengan tetangga sekitar, sesama peserta Au Pair dari berbagai negara, dan mentor di kelas bahasa. Hal ini memberikan peluang yang lebih baik untuk pendidikan maupun karir di masa depan.
Pengalaman mengikuti Au Pair di Jerman membuatmu mengetahui budaya Jerman melalui partisipasi dalam tradisi lokal dan kehidupan sehari-hari yang berbeda dengan budaya di Indonesia. Sebaliknya, kamu juga bisa mengenalkan budaya Indonesia kepada mereka.

Hidup di negeri orang tanpa bantuan keluarga melatihmu untuk lebih mandiri. Belajar mengatur waktu, mengurus keperluan sendiri, dan lebih aktif membangun hubungan dengan orang-orang sekitar untuk mengasah kemampuan bersosialisasi.
Ketika mencari host family, perhatikan kota tempat tinggal, lifestyle, jumlah serta umur anak yang akan diasuh, dan pikirkan apakah sesuai denganmu atau tidak. Kamu bisa mencari host family dengan bergabung ke dalam WhatsApp grup Smarty dengan keuntungan akan dibantu oleh mentor berpengalaman atau jika kamu ingin mencari secara mandiri, kamu bisa berkunjung ke AuPair.com dengan memilih negara Jerman, atau di AuPairCare.
Jika sudah menemukan host family, kamu akan menandatangani kontrak yang berisi tugas Au Pair, jam kerja dalam seminggu, jangka waktu pelaksanaan Au Pair, hak libur, uang saku, kursus bahasa, dan asuransi kesehatan. Isi kontrak tersebut harus kamu perhatikan dengan detail dan bisa kamu diskusikan dengan calon host family agar tidak terjadi salah paham di waktu mendatang.
Pendaftaran visa di Indonesia untuk program Au Pair memiliki beberapa syarat dokumen yang harus terpenuhi seperti kontrak, sertifikat bahasa, perlindungan asuransi kesehatan, motivation letter, dan beberapa dokumen lainnya yang bisa kamu cek selengkapnya di sini
Bagaimana? Apakah kamu berminat mengikuti Au Pair di Jerman? Masih ragu karena persyaratannya? Atau masih bingung cara daftar Au Pair Jerman? Hubungi kami untuk menemukan solusinya!
FSJ (Freiwilliges Soziales Jahr) & BFD (Bundesfreiwilligendienst) merupakan 2 program sukarelawan di bidang sosial yang sama-sama mendapat dukungan dari pemerintah Jerman dan berlangsung selama 6 hingga 18 bulan. Kalau kamu menyukai kegiatan sosial dan melakukan pelayanan kepada masyarakat, mungkin program FSJ & BFD ini cocok untukmu. Lalu, apa sih yang membedakan FSJ dengan BFD?

Perlu kamu ketahui, usia untuk mendaftar FSJ dimulai dari usia 18 tahun hingga 27 tahun. Kalau kamu lebih dari 27 tahun, kamu bisa mendaftar BFD. BFD tidak memiliki batasan usia untuk mengikuti program tersebut. Lansia pun dapat mengikuti BFD apabila memenuhi persyaratan.
Berbeda dengan FSJ yang hanya bisa diikuti sekali seumur hidup, kamu bisa mengikuti BFD lebih dari sekali dengan catatan mendaftar kembali program tersebut dalam waktu 5 tahun setelah program sebelumnya selesai.
FSJ dilaksanakan di yayasan sosial atau lembaga yang diakui oleh pemerintah daerah. BFD dilaksanakan di Yayasan atau lembaga yang diakui pemerintah pusat.
Tidak hanya melakukan kegiatan sukarela, kamu juga akan mendapatkan beberapa keuntungan dengan mengikuti program FSJ maupun BFD.
Setiap individu menerima jumlah uang saku yang berbeda-beda sesuai dengan ketentuan yayasan atau lembaga sosial tempat penugasan. Rata-rata uang yang akan diterima berkisar antara €300 hingga €400 perbulannya.

Para relawan memiliki hak akomodasi dan makan gratis di tempat penugasan mereka. Jika yayasan atau lembaga yang bersangkutan tidak memberikan kedua hak tersebut, maka lembaga akan menggantinya dengan kompensasi finansial.
Sudah memiliki anak ketika mendaftar program FSJ atau BFD? jangan khawatir. Kamu akan mendapatkan tunjangan anak apabila sang anak memenuhi beberapa persyaratan seperti memiliki anak dengan usia tertentu.
Setiap individu yang mengikuti program FSJ / BFD akan mendapatkan asuransi sosial yang mencakup asuransi kesehatan, pensiun, kecelakaan, dan perawatan jangka panjang.
Khawatir bekerja tanpa libur? Tenang, kamu akan mendapatkan jatah libur. Menjadi sukarelawan FSJ atau BFD setidaknya kamu akan mendapatkan libur selama 24 hari dalam dua belas bulan masa kerja. Tetapi jika kamu masih tergolong muda dalam undang-undang perlindungan pekerja muda Jerman, maka kamu akan mendapat hak libur yang lebih banyak.
Meskipun hanya berstatus sebagai sukarelawan, kamu akan mendapatkan hak perlindungan kerja sesuai dengan hukum yang berlaku di Jerman.
Pengalaman menjadi relawan sosial di lembaga atau yayasan sosial yang diakui dapat menambah nilai di CV milikmu. Selain itu, kamu juga dapat mempelajari kehidupan di Jerman dan membangun relasi untuk membuka peluang pendidikan atau karir yang lebih luas.
Meskipun kamu akan mendapatkan banyak keuntungan, jangan lupakan syarat yang harus kamu penuhi bila ingin mendaftar program FSJ atau BFD. Lalu apa saja syarat tersebut?
Visa berfungsi sebagai bukti bahwa kamu memiliki dokumen izin yang sah untuk tinggal di Jerman selama beberapa waktu
Kalian wajib menerjemahkan ijazah pendidikan terakhir kalian (minimal SMA) ke bahasa Inggris atau Jerman. Daftar penerjemah yang sudah diakui oleh Kedubes bisa kamu cek di sini
Meskipun tidak termasuk persyaratan wajib, tetapi bisa berbahasa Jerman minimal level B1 akan sangat berguna dan memudahkanmu ketika melakukan wawancara dengan lembaga atau yayasan sosial terkait
Motivation letter, CV, foto adalah salah satu poin penting untuk membuktikan bahwa kamu layak menjadi relawan di FSJ atau BFD Jerman. Di dalam CV, kamu bisa mencantumkan keterampilan relevan yang kamu miliki untuk menjadi relawan sosial.
Jika syarat-syarat di atas sudah terpenuhi, kamu bisa mulai mengajukan lamaran di lembaga atau yayasan sosial Jerman.
Informasi lowongan tidak datang dengan sendirinya. Kamu harus aktif mencari lowongan FSJ atau lowongan BFD agar mendapat peluang mengikuti program tersebut.
Kamu bisa mengirim surat dan dokumen pendukungnya melalui email atau telepon milik lembaga sosial yang bersangkutan dengan menggunakan bahasa Jerman. Formulir aplikasi pendaftarannya bisa kamu unduh di sini.
Yayasan atau lembaga sosial yang kamu lamar akan mengundangmu dalam wawancara apabila mereka tertarik dengan lamaranmu. Wawancara dapat berlangsung secara daring jika kamu sedang berada di luar Jerman atau langsung di lokasi yayasan atau lembaga yang bersangkutan apabila kamu sudah berada di Jerman.

Jika wawancara sudah selesai dan lembaga yang kamu lamar menerimamu, kamu akan mendapatkan informasi lanjutan dan formulir kontrak. Formulir tersebut akan dikirimkan melalui pos dan digunakan untuk mengurus visa di kedutaan (jika kamu berada di luar Jerman) atau di kantor imigrasi (jika sudah berada di Jerman).
Itu dia mengenai FSJ & BFD. Kamu bisa mendaftar program ini dari Indonesia maupun ketika sudah berada di Jerman. Kalau kamu ingin mengetahui lebih detail tentang cara mendaftar program sukarelawan tersebut dari Indonesia, segera hubungi kami!

Jerman merupakan salah satu negara maju yang memberikan investasi jumlah besar untuk penelitian. Karena hal tersebut, banyak individu dari luar Jerman yang berkarir sebagai peneliti. Jerman menawarkan berbagai fasilitas mulai dari infrasturuktur yang memadai, pendanaan penelitian, hingga kolaborasi internasional. Jika kamu ingin bekerja sebagai peneliti, kerja di Jerman mungkin tepat untukmu dan kamu bisa mendaftar pekerjaan tersebut dari Indonesia.

Kerja di Jerman sebagai dosen dengan status profesor muda cocok untukmu yang baru saja menyelesaikan S3 dan menjadi transisi yang tepat jika kamu ingin berkarir menjadi profesor. Profesi ini memiliki kewajiban mengajar serta berpartisipasi aktif terhadap administrasi akademik sesuai dengan ketentuan masing-masing universitas.
Profesor di Jerman memiliki kedudukannya masing-masing seperti profesor muda yang telah dibahas sebelumnya, profesor W2, dan profesor senior. Menjadi profesor di Jerman, kamu akan mendapat berbagai keuntungan. Di antaranya yaitu mendapat peluang yang lebih besar untuk melaksanakan penelitian dengan kolaborasi internasional.
Di Jerman terdapat berbagai organisasi penelitian yang sudah ada sejak lama seperti Max Planck, Fraunhofer, dan Helmholtz. Organisasi-organisasi tersebut menyediakan fasilitas penelitian dan mendapat pendanaan yang cukup dari Pemerintah Jerman. Beberapa orang dari berbagai negara telah bekerja dalam organisasi tersebut.

Industri di Jerman mengkolaborasikan antara bisnis dengan penelitian di berbagai bidang untuk memajukan industri mereka. Sektor industri yang berinvestasi untuk R&D sebagian besar adalah industri transportasi terutama mobil, bioteknologi, informasi dan teknologi, serta perusahaan-perusahaan kecil. Kamu bisa melihat informasi selengkapnya di sini
Memiliki gelar doktor atau magister merupakan salah satu syarat penting untuk menjadi peneliti di Jerman. Magister yang dimaksud adalah M.Si (Magister Sains) dalam bidang apa saja dan bukan magister profesi seperti perawat dan psikolog.
Melamar kerja di Jerman sebagai peneliti atau ilmuwan sebenarnya cukup dengan keterampilan berbahasa Inggris, tidak perlu dengan bahasa Jerman. Tetapi, bisa berbahasa Jerman akan sangat memudahkanmu ketika berinteraksi dengan yang lain, baik di perusahaan maupun ketika berurusan dengan administrasi.
Lembaga penelitian yang diakui akan memberimu visa khusus penelitian dengan syarat kamu telah menandatangani Aufnahmevereinbarung atau perjanjian dengan mereka sebagai peneliti internasional. Selain itu, lembaga penelitian tersebut berkomitmen menanggung biaya hidup serta biaya perjalanan ke negara asal. Hal ini tidak berlaku jika kamu mendapat beasiswa
EU Blue Card adalah kartu izin tinggal dan bekerja di negara Uni Eropa yang memiliki kualifikasi tinggi. Kartu ini berlaku selama empat tahun dan memperpanjangnya sesuai dengan kebutuhan.
Berikut beberapa syarat untuk mendapatkan UE Blue Card:
Bagaimana? apakah kamu berminat kerja di Jerman sebagai peneliti? Jika kamu masih bingung atau ragu, hubungi kami untuk menemukan solusinya.

Bingung punya sertifikat pelatihan profesional atau gelar akademis dan sudah melamar kerja sana-sini tapi tak kunjung mendapat panggilan wawancara? Mungkin mendaftar kerja di Jerman bisa jadi solusi yang sesuai untuk kamu. Jerman membutuhkan tenaga kerja terampil dengan kualifikasi yang terjamin. Ini dia 10 tenaga ahli yang dibutuhkan:

Harapan hidup yang tinggi dan meningkatnya penduduk usia tua di Jerman dari tahun ke tahun membuat permintaan pekerja di bidang keperawatan juga meningkat. Sementara itu, penduduk usia muda yang ingin bekerja menjadi perawat mengalami penurunan sehingga Jerman membutuhkan pekerja terampil di bidang keperawatan. Untuk kamu yang sudah memiliki pendidikan D3 atau S1 jurusan keperawatan bisa langsung mendaftar dari Indonesia. Persyaratan lengkapnya bisa kamu lihat di sini.

Tidak asing lagi di telinga kita bahwa Jerman merupakan salah satu negara yang terkenal dengan industri otomotif dan produk elektroniknya yang berkualitas. Industri tersebut memberikan kesempatan pekerjaan bagi insinyur. Selain bekerja di industri otomotif, insinyur juga dapat bekerja di bidang AI, energi terbarukan, dan pengawasan konstruksi. Kamu bisa mengunjungi informasinya di sini.
Teknologi di Jerman menjadi salah satu sektor terdepan sehingga industri IT menjadi industri penggerak ekonomi Jerman dan menjadi penyumbang omset sebanyak 215 miliar euro. Mengembangkan perangkat lunak, aplikasi, keamanan IT, dan data scientist membutuhkan keterampilan dari spesialis IT. Bidang IT juga salah satu bidang pekerjaan yang sangat dibutuhkan sehingga sangat mungkin dilamar langsung dari Indonesia. Selengkapnya bisa kamu lihat di sini.
Pengemudi profesional seperti masinis dan bidang transportasi laut membutuhkan tenaga ahli. Bisa menyetir atau menguasai transportasi laut saja tidak cukup. Maka dari itu ada beberapa persyaratan yang harus kamu penuhi terlebih dahulu seperti keterampilan berbahasa Jerman dan memiliki SIM dengan jenis khusus di Uni Eropa sebelum resmi menjadi pekerja terampil di bidang transportasi.
Tidak hanya sekedar dibutuhkan di sektor penelitian dan pendidikan, berbagai sektor industri Jerman seperti industri kimia, penelitian dan pengembangan, teknik energi, dan teknik listrik juga membutuhkan ilmuwan. Terlebih, Jerman sedang mengembangkan sektor nanoteknologi dan bioteknologi. Selain itu, menjadi ilmuwan di Jerman sangat memungkinkan untuk jurusan lainnya seperti jurusan sosial humaniora.
Sebelum resmi menjadi tenaga ahli di bidang ini, ada kursus yang dilaksanakan kurang lebih selama 3 tahun. Pekerjaan di bidang ini mencakup 5 jenis pekerjaan yaitu sebagai juru masak, spesialis restoran, spesialis sistem katering, pakar industri perhotelan, dan pakar katering restoran sekaligus event.
Jerman saat ini sedang mendorong pekerjaan yang ramah lingkungan untuk mewujudkan ekonomi hijau sehingga muncul berbagai karier baru di perindustrian Jerman dan terjadi peningkatan lowongan kerja dengan kualifikasi mumpuni yang peduli dengan lingkungan. Cek info selengkapnya di sini.
Bekerja di bidang pendidikan Jerman tidak hanya terbatas sebagai guru. Kamu bisa memilih bekerja sebagai pendidik yang merawat dan mengasuh di tempat penitipan anak atau penyandang disabilitas, atau pendidik sosial yang bekerja di tempat rehabilitasi, lembaga pemasyarakatan, atau lembaga pelayanan remaja dan keluarga.
Craftspeople atau perajin menjadi salah satu penggerak roda perekonomian Jerman. Konsumen dari perajin tidak hanya dari individu, tetapi juga dari industri manufaktur dan sektor negara. Ada berbagai macam perajin yang dibutuhkan di Jerman. Kamu bisa memilih yang sesuai dengan keterampilanmu.
Jerman membutuhkan beberapa pekerja terampil di bidang medis seperti dokter, fisioterapis, apoteker, asisten medis, teknisi gigi, dan teknisi ortopedi.
Nah, itu dia beberapa tenaga ahli yang mungkin sesuai dengan keterampilan atau gelar akademis yang kamu miliki. Ingin menjadi bagian dari salah satu di atas tapi bingung untuk memulainya? Jangan buang waktumu, konsultasikan dengan kami.